Skip links
Published on: Blog

Keunikan Pasih Uug (Broken Beach): Sejarah Singkat dan Tips Foto dari Sudut Terbaik

Jika ada satu tempat di Nusa Penida yang benar-benar menunjukkan betapa ajaibnya kekuatan alam, tempat itu adalah Pasih Uug, atau yang lebih populer di telinga wisatawan mancanegara sebagai Broken Beach.

Bukan sekadar pantai biasa, Broken Beach adalah sebuah lubang raksasa di tengah tebing yang membentuk kolam laut alami melingkar. Air laut masuk melalui terowongan batu karang yang membentuk jembatan alami (arch), menciptakan pemandangan yang tidak akan kamu temukan di belahan dunia manapun.


Sejarah Singkat: Mengapa Disebut Pasih Uug?

Dalam bahasa Bali, “Pasih” berarti pantai, dan “Uug” berarti rusak atau hancur. Nama ini merujuk pada kondisi geologis tebing yang “rusak” atau runtuh jutaan tahun yang lalu.

Bagaimana ini terjadi? Secara ilmiah, Broken Beach terbentuk melalui proses abrasi air laut selama berabad-abad. Air laut yang menghantam dinding tebing kapur secara terus-menerus menyebabkan bagian bawah tebing terkikis hingga membentuk lubang. Puncaknya, bagian atas tebing runtuh dan meninggalkan lubang melingkar raksasa dengan diameter sekitar 50 meter.

Masyarakat lokal memiliki legenda turun-temurun mengenai asal-usul tempat ini, namun keindahan “kerusakan” alam inilah yang kini menjadikannya magnet utama pariwisata di Nusa Penida bagian barat.


Tips Foto dari Sudut Terbaik (Angle Spot)

Broken Beach adalah surga bagi para fotografer dan konten kreator. Agar fotomu terlihat berbeda dari yang lain, coba beberapa sudut pandang ini:

  • Di Atas Jembatan Alami: Ini adalah spot paling ikonik. Mintalah temanmu memotret dari sisi seberang jembatan agar lubang raksasa dan jembatan batu terlihat utuh dalam satu frame.

  • Sisi Tebing Sebelah Kanan: Berjalanlah memutar ke sisi kanan (berlawanan arah jarum jam). Dari sini, kamu bisa menangkap gradasi warna air laut yang biru tua di luar terowongan dan biru muda jernih di dalam kolam.

  • Low Angle di Dekat Pagar Alami: Ambil foto dengan posisi kamera lebih rendah (low angle) untuk menonjolkan kemegahan dinding tebing yang menjulang tinggi di belakangmu.

  • Waktu Terbaik: Datanglah sebelum pukul 10.00 WITA. Selain menghindari kerumunan turis yang memuncak di siang hari, cahaya matahari pagi akan memberikan pantulan warna air yang sangat jernih tanpa bayangan tebing yang terlalu gelap.


Hal-Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Berkunjung

  1. Tidak Bisa Berenang: Meskipun airnya terlihat sangat tenang dan menggoda dari atas, kamu tidak bisa turun ke bawah untuk berenang. Tidak ada akses jalan turun dan arusnya bisa sangat berbahaya.

  2. Hati-Hati Saat Berfoto: Tidak ada pagar pengaman permanen di sepanjang bibir tebing. Selalu waspada saat mencari angle foto, terutama saat angin sedang kencang.

  3. Kombinasi dengan Angel’s Billabong: Broken Beach terletak sangat dekat dengan Angel’s Billabong (hanya berjalan kaki sekitar 5 menit). Pastikan kamu mengunjungi keduanya sekaligus!

  4. Gunakan Tabir Surya: Area ini sangat terbuka dan hampir tidak ada pepohonan rimbun untuk berteduh. Pastikan kamu menggunakan sunscreen dan membawa topi.


Jelajahi Keajaiban Nusa Penida Bersama Kami

Menikmati kemegahan Broken Beach akan jauh lebih nyaman dengan perencanaan yang matang. Mengingat akses jalan di Nusa Penida yang cukup menantang, menyewa mobil dengan sopir lokal yang berpengalaman adalah pilihan paling cerdas.

Di TheNusaPenida.com, kami menyediakan paket Private Tour West Nusa Penida yang mencakup Broken Beach, Angel’s Billabong, hingga Kelingking Beach dalam satu hari perjalanan yang efisien dan menyenangkan.

Need Help? Chat with us
Call Now Button